Breaking News

Saturday, January 31, 2015

Misteri Yeti di Gunung Himalaya

Selama puluhan tahun, manusia salju di Himalaya yang disebut Yeti terus menerus menjadi misteri. Manusia yang ditemukan mirip kera tersebut, ada yang mengatakan sepupu dari beruang. lalu apakah itu semua benar adanya?


Tahun lalu, ahli genetika mengaku telah memecahkan misteri tersebut, yang mengatakan bahwa, Yeti, merupakan sepupu jauh dari beruang kutub, dan diperkirakan kematiannya lebih dari 40.000 tahun yang lalu. Namun analisa DNA terbaru meragukannya.

Para peneliti melihat, jika sampel rambut yang dianalisa sebenarnya berasal dari beruang modern, yang termasuk ke dalam jenis langka dan merupakan asli dari pegunungan Himalaya. Ahli genetika manusia, Bryan Sykes dari Universitas Ocford menguji kedua contoh rambut dari yeti dan beruang.


Dan hasilnya 100 persen cocok, dengan beruang yang ditemukan di Svalbard, Norwegia. Diperkirakan mereka terpisah sekitar 40.000-120.000 tahun yang lalu. Dan bertahan dengan cuaca dan kondisi di mana mereka hidup dan bertahan.

Beruang ini diperkirakan hidup di daerah terpencil, seperti di pegunungan Pakistan, Nepal, Tibet, Bhutan, dan India. Sehingga mereka terisolasi, dan jauh dari jangkauan manusia. Dan kemunculannya kerap disebut sebagai manusia jadi-jadian atau yang biasa dipanggil Yeti.(Daily Mail)

No comments:

Post a Comment

Designed By Blogger Templates